AS Mau Blokade Iran? Pakar: Bakal Jadi Perang Besar yang Melelahkan!

JATENGPEDIA.ID– Rencana Amerika Serikat untuk melakukan blokade militer terhadap Iran ternyata memicu perdebatan panas di kalangan pengamat militer. Meski terdengar sebagai gertakan maut untuk menekan Teheran, para ahli memperingatkan bahwa langkah ini bukanlah perkara gampang. Pada Senin (13/4/2026), muncul analisis tajam bahwa operasi semacam ini bakal menjadi upaya militer raksasa yang sangat berisiko dan bisa memicu konsekuensi yang tak terbayangkan sebelumnya.
Dilansir dari Reuters, para pakar menyebut bahwa untuk benar-benar menutup akses Iran, AS butuh sumber daya yang luar biasa besar. Ini bukan cuma soal memarkir kapal induk di tengah laut, tapi soal kesiapan menghadapi perang asimetris. Iran dikenal punya strategi pertahanan pantai yang cerdik, mulai dari ranjau laut yang sulit dideteksi hingga gelombang serangan drone yang bisa bikin sistem pertahanan secanggih apa pun kewalahan.
"Blokade ini bukan cuma soal memarkir kapal induk, tapi kesiapan menghadapi perang asimetris yang melelahkan," ungkap pakar militer.
Risiko terbesar yang jadi sorotan adalah potensi pecahnya konflik terbuka di sepanjang Selat Hormuz. Jalur ini adalah "urat nadi" energi dunia, jika sampai terganggu, dampaknya bukan cuma soal peluru dan rudal, tapi ekonomi global bisa ikutan ambruk. Para ahli menilai, alih-alih meredam ketegangan blokade ini justru bisa menjebak Washington dalam perang panjang yang sangat mahal dan sulit untuk diakhiri secara cepat.
"Tindakan gegabah di wilayah ini bisa berujung pada bencana yang lebih luas bagi keamanan dunia," tegas analis tersebut.
Hingga saat ini, komunitas internasional terus memantau apakah AS benar-benar akan mengeksekusi rencana berisiko tinggi ini atau tetap memilih jalur diplomasi di menit-menit terakhir. Yang jelas, peringatan dari para ahli militer ini menjadi sinyal kuat bahwa tindakan gegabah di wilayah tersebut bisa berujung pada bencana yang lebih luas bagi keamanan dunia.













