Bantu Produk Lokal Makin Dilirik, Mahasiswa Manajemen USM Gelar Edukasi Kemasan di Beringin

JATENGPEDIA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) XXVIII Universitas Semarang (USM), Muhammad Bima Mukti dari Program Studi Manajemen, menyelenggarakan sosialisasi bertajuk "Strategi Penguatan Usaha Warga, Kolaborasi Kelola Risiko, Transformasi Estetika Kemasan, dan Rutinitas Warna Mandiri" bersama jajaran Ibu-ibu PKK di RW 01 Kelurahan Beringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Minggu (12/7/2026).
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, serta kesadaran para pelaku usaha skala rumah tangga mengenai pentingnya manajemen bisnis dan inovasi kemasan dalam mendongkrak daya saing produk lokal.
Materi sosialisasi disampaikan secara komprehensif dengan berpatokan pada empat pilar utama. Pilar pertama adalah strategi penguatan usaha warga guna mengembangkan skala UMKM agar lebih berkelanjutan. Selanjutnya, peserta diajak melakukan kolaborasi kelola risiko secara bersama-sama dalam menghadapi potensi hambatan operasional maupun kerugian. Pilar ketiga dan keempat berfokus pada transformasi estetika kemasan serta rutinitas warna mandiri, yang menekankan pentingnya desain kemasan menarik, higienis, serta konsistensi identitas visual (branding) agar produk warga memiliki nilai jual tinggi dan mudah dikenali konsumen.
Dalam pemaparannya, Muhammad Bima Mukti menyoroti bahwa berbagai produk buatan warga Beringin sebenarnya memiliki kualitas rasa dan mutu yang sangat baik, tetapi sering kali kurang diminati pasar akibat penggunaan kemasan yang seadanya. Melalui edukasi ini, para peserta diajak memahami bahwa pembaruan kemasan dan penerapan manajemen bisnis sederhana bukan sekadar domain perusahaan besar, melainkan langkah krusial yang bisa langsung diterapkan oleh usaha mikro di tingkat rumah tangga.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi pemaparan dan diskusi terbuka. Ibu-ibu PKK RW 01 menyambut acara dengan antusiasme tinggi, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan—mulai dari kiat memilih bahan kemasan terjangkau yang tetap estetis, hingga strategi membagi waktu antara urusan domestik dan pengelolaan usaha. Beberapa peserta juga memanfaatkan momen ini untuk membagikan pengalaman suka duka mereka selama merintis usaha kecil dari rumah.
Melalui program pemberdayaan ekonomi ini, mahasiswa KKN PPM USM berharap warga RW 01 Kelurahan Beringin dapat langsung mempraktikkan materi yang telah didapatkan. Dengan kemasan produk yang lebih memikat dan tata kelola risiko yang matang, kemandirian ekonomi masyarakat setempat diharapkan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.













