Berburu Wewangian Oud Khas di Pasar Tradisional Muscat

JATENGPEDIA.ID - Berjalan menyusuri lorong-lorong kuno Pasar Muttrah di kota Muscat, Oman, indra penciuman kita akan langsung disambut oleh aroma wewangian kayu yang dalam, kaya, dan kaya aroma. Warga kota Muscat memiliki ikatan yang sangat kuat dengan seni wewangian, khususnya minyak oud atau kayu gaharu dan kemenyan frankincense. Mengenakan wewangian mewah berbasis bahan alami ini bukan sekadar urusan penampilan, melainkan bagian dari identitas diri dan gaya hidup yang diwariskan turun-temurun.
Di Muscat, oud dianggap sebagai emas cair yang nilainya sangat tinggi dan sangat dihormati oleh seluruh lapisan masyarakat. Setiap keluarga biasanya memiliki racikan racikan minyak oud favorit yang disesuaikan dengan kepribadian masing-masing. Sebelum beraktivitas di pagi hari atau menghadiri acara penting, warga setempat punya kebiasaan melapisi wewangian di tubuh mereka, mulai dari minyak aromatik di titik nadi hingga mengasapi pakaian tradisional mereka dengan asap pembakaran kayu gaharu.
Uniknya, asap dari pembakaran kayu oud yang diletakkan di dalam wadah keramik atau tembaga bernama mabkhara juga digunakan untuk mengharumkan seluruh ruangan rumah. Baju kurung atau jubah yang diletakkan di atas asap mabkhara akan menyerap aroma wangi yang bertahan hingga berhari-hari. Kebiasaan ini menciptakan ciri khas tersendiri, di mana setiap orang yang melintas di jalanan kota Muscat akan memancarkan jejak aroma wangi yang elegan dan menenangkan.
Gaya hidup beraroma ini juga memegang peranan penting dalam tradisi penyambutan tamu di rumah-rumah warga Muscat. Ketika tamu berkunjung, tuan rumah akan memutar mabkhara yang mengepulkan asap wangi ke sekeliling tamu sebagai bentuk penghormatan dan keramahan yang hangat. Mengoleskan sedikit minyak oud murni ke pergelangan tangan tamu sebelum mereka pulang menjadi tanda ikatan silaturahmi yang manis dan tak terlupakan.
Kecintaan masyarakat Muscat terhadap oud membuktikan bahwa wewangian memiliki dimensi spiritual dan sosial yang sangat mendalam dalam budaya Arab. Di era serba modern ini, industri minyak wangi lokal di Oman tetap mempertahankan teknik penyulingan tradisional untuk menjaga kemurnian aromanya. Wewangian oud pun sukses menjadi cerminan gaya hidup masyarakat Muscat yang senantiasa anggun, bernilai tinggi, dan bersahaja.













