Mencari

Bulog Kawal Proyek Cetak Sawah di Merauke Demi Kejar Swasembada Pangan

Bulog Kawal Proyek Cetak Sawah di Merauke Demi Kejar Swasembada Pangan

images (28)-1
JATENGPEDIA.ID - Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam memperkuat stabilitas pangan nasional melalui pengawalan gerakan tanam padi serentak di Kabupaten Merauke, Papua Selatan yang dilaporkan pada Senin (6/7/2026).

Agenda penanaman bersama yang berlangsung di Desa Waninggap Kai, Distrik Semangga ini dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Langkah strategis tersebut merupakan bagian dari proyek cetak sawah baru demi mendongkrak produktivitas komoditas pokok sekaligus memastikan serapan hasil panen para petani lokal berjalan tanpa kendala.

Dilansir dari CNN Indonesia, wilayah Papua Selatan kini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan pangan baru di Indonesia dengan menerapkan sistem pertanian modern yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh lahan dalam program cetak sawah ini sepenuhnya tetap menjadi hak milik masyarakat setempat, bukan dialihkan ke pihak lain. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan bahwa kehadiran negara berfokus pada penyediaan fasilitas penunjang. 

"Program cetak sawah ini merupakan aspirasi masyarakat dan seluruh lahannya tetap menjadi milik masyarakat. Pemerintah hadir memberikan dukungan melalui pembangunan infrastruktur, alat dan mesin pertanian, benih, pendampingan, hingga menjamin hasil panen petani terserap dengan harga yang menguntungkan," ujar Amran.

Menanggapi ekspansi lahan tersebut, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan kesiapan instansinya untuk menjadi penyerap (offtaker) hasil bumi agar kestabilan harga gabah di tingkat petani tetap terjaga kelayakannya. 

Bulog berkomitmen membangun kolaborasi lintas sektor bersama Kementerian Pertanian, TNI, Polri, hingga pemerintah daerah untuk menjamin ekosistem pasar yang sehat. Sinergi ini dirancang agar lonjakan produksi padi pasca-panen tidak membuat harga jual anjlok, melainkan memperkokoh Cadangan Pangan Pemerintah. 

"BULOG berkomitmen menjadi mitra strategis petani dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. Sinergi bersama Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat," tutur Ahmad Rizal.

Untuk menyokong transformasi pertanian modern di Merauke, pemerintah mengucurkan anggaran hingga Rp1,3 triliun pada tahun ini guna membangun infrastruktur pendukung, termasuk gudang penyimpanan berkapasitas hingga 5.000 ton yang dilengkapi mesin pengering (dryer). Sentuhan teknologi seperti penggunaan drone pertanian dan mesin pemanen (combine harvester) terbukti berhasil mendongkrak produktivitas gabah secara signifikan dari 3 ton menjadi 4 hingga 7 ton per hektare. Dengan antusiasme petani yang tinggi serta lompatan pendapatan daerah hingga 300 persen, kawasan lumbung pangan ini diharapkan mampu menaikkan indeks pertanaman menjadi tiga kali setahun dan mencetak perputaran ekonomi hingga Rp13 triliun.

 


 

 

iconLangganan

ke Newsletter