Dua Atlet Indonesia Berjaya di Ajang Sepeda Internasional Belitung

JATENGPEDIA.ID - Kompetisi balap sepeda berskala global, Gran Fondo New York (GFNY) Belitung 2026, yang diselenggarakan di kawasan Pantai Tanjung Pendam sukses melahirkan juara dari tuan rumah. Dua pesepeda andalan Indonesia berhasil menaklukkan rute menantang dan berhak berdiri di podium tertinggi pada kejuaraan bergengsi tersebut. Salah satu jawara, Berry Putra, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara.
"Ya event roadbike paling sportif sih so far evaluasinya," ujar Berry Putra.
Dilansir dari Metro TV pada hari Selasa, 23 Juni 2026., kedua wakil bangsa tersebut mencatatkan performa luar biasa di kategori utama. Berry Putra sukses merajai kelas putra setelah menyelesaikan lintasan sejauh 127 kilometer dalam kurun waktu 3 jam 13 menit 10 detik, sedangkan gelar juara di sektor wanita direbut oleh Feeling Susanty dengan torehan waktu tercepat 4 jam 2 menit 40 detik. Menanggapi mulusnya jalannya perlombaan tanpa hambatan berarti, Berry turut menyoroti keamanan rute dari pihak penyelenggara dengan menyebutkan, "bener-bener steril."
Sebagai ganjaran atas prestasi membanggakan ini, para pemenang mendapatkan hak istimewa berupa tiket penerbangan gratis, fasilitas akomodasi, hingga akses masuk VIP. Mereka nantinya akan memikul tanggung jawab mewakili Asia untuk bertarung di ajang puncak GFNY World Championship yang digelar di New York, Amerika Serikat, pada tahun mendatang.
Atmosfer meriah selama balapan rupanya juga meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta, di mana Berry memuji antusiasme dukungan warga lokal dengan menuturkan, "masyarakatnya juga asik di pinggir-pinggir. Wes, best-lah."
Gelaran balap sepeda ini terbukti mampu menyedot animo yang sangat besar dari komunitas olahraga dan masyarakat luas. Tercatat ada 500 pembalap yang ikut ambil bagian untuk menguji batas ketahanan fisik mereka melintasi indahnya pesisir Belitung. Menariknya, dari total partisipan tersebut, terdapat 53 pesepeda mancanegara yang datang khusus dari 21 negara berbeda. Kehadiran ratusan peserta ini tentu semakin mengukuhkan daya tarik kompetisi olahraga tersebut sekaligus mempromosikan pariwisata lokal ke kancah global.













