Mencari

Gagasan Cerdas Mahasiswa USM Jawab Tantangan Infrastruktur Energi Indonesia

Gagasan Cerdas Mahasiswa USM Jawab Tantangan Infrastruktur Energi Indonesia

WhatsApp Image 2026-10-14 at 17.00.02
JATENGPEDIA.ID - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Program Studi S1 Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Universitas Semarang (USM). Tim bernama Sentinel-X berhasil melangkah ke tahap lanjutan sekaligus mengamankan pendanaan dalam ajang DeepTech for Smart-X Hackathon 2026 yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) baru-baru ini.

Pencapaian ini diraih berkat inovasi pemantauan dan keamanan infrastruktur energi berbasis Tiny Machine Learning (TinyML) yang dirancang untuk menjawab tantangan nyata di sektor industri strategis.

Dalam ajang tersebut, tim mengusung karya bertajuk “Node Edge Berbasis TinyML Hemat Daya untuk Diagnostik Kelistrikan, Integritas Mekanik-Lingkungan, dan Keamanan Perimeter Infrastruktur Energi”. Solusi cerdas ini dirancang untuk mendeteksi potensi gangguan kelistrikan sejak dini, memantau kondisi fisik serta lingkungan sekitar, hingga memperketat pengawasan area di sekitar objek vital energi. Berkat pendekatan TinyML, model pembelajaran mesin dapat dijalankan langsung di perangkat berkapasitas terbatas (edge device) sehingga pemrosesan data berlangsung secara lokal.

Penggunaan komputasi lokal ini secara signifikan memangkas ketergantungan pada server awan (cloud), mengurangi beban transmisi data, serta menekan konsumsi daya secara efektif. Keunggulan tersebut menjadikan sistem buatan Sentinel-X lebih hemat energi, adaptif, dan siap mendukung skema pemeliharaan berbasis kondisi riil (condition-based maintenance), deteksi anomali, hingga penguatan keamanan aset. Inovasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi efisiensi pengelolaan infrastruktur energi nasional.

Dibalik kesuksesan karya tersebut, terdapat tiga mahasiswa berbakat FTIK USM, yaitu Benedicto Adhyatmaka selaku ketua tim, bersama dua anggotanya, Daniyal Faridudin Nayf dan Bagus Dwi Nugroho. Dalam proses pengembangannya, mereka mendapatkan bimbingan akademik secara intensif dari Dr. Aria Hendrawan, S.T., M.Kom. Kolaborasi erat antara dosen dan mahasiswa ini terbukti ampuh dalam melahirkan gagasan teknologi terapan yang kompetitif.

Lolosnya tim Sentinel-X dalam seleksi ketat program besutan ITB ini menjadi momentum penting untuk mematangkan pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan edge computing. Program DeepTech for Smart-X Hackathon 2026 sendiri hadir sebagai wadah kurasi dan pembinaan bagi para inovator muda dalam membangun ekosistem teknologi cerdas di Indonesia. Kesempatan ini dimanfaatkan tim untuk menguji keandalan purwarupa mereka agar semakin relevan dengan kebutuhan lapangan.

Capaian ini turut menegaskan komitmen FTIK USM dalam memupuk budaya inovasi lewat pembelajaran berbasis proyek, riset terapan, serta partisipasi aktif mahasiswa di ajang berskala nasional. 

Keberhasilan tim Sentinel-X membuktikan bahwa mahasiswa Teknik Informatika USM mampu menghadirkan solusi teknologi mutakhir yang bernilai tambah bagi industri dan masyarakat. Prestasi ini diharapkan dapat melecut semangat mahasiswa lainnya untuk terus berani berkarya dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata.

 

iconLangganan

ke Newsletter