Gali Potensi RPS Waluyotomo, Mahasiswa BKI Kudus Kenalkan Metode Rehabilitasi Berbasis Alam

JATENGPEDIA.ID - Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) UIN Sunan Kudus menggelar kegiatan pengelolaan sampah organik bersama para penerima manfaat di Rumah Pelayanan Sosial (RPS) Waluyotomo Jepara pada Kamis (2/7/2026). Aksi ini menjadi bentuk pendampingan sekaligus pembelajaran nyata untuk meningkatkan kepedulian lingkungan melalui pemanfaatan sampah daun dan ranting menjadi pupuk kompos.
Agenda ini diikuti secara antusias oleh para penerima manfaat, pegawai RPS Waluyotomo Jepara, serta mahasiswa BKI. Seluruh peserta bergotong-royong mengumpulkan, memilah, hingga mengolah sampah organik tersebut menjadi kompos siap pakai yang nantinya digunakan untuk menyuburkan tanaman di lingkungan sekitar.
Selain menjaga kebersihan, aktivitas ini dirancang untuk memberikan bekal pengalaman bagi para penerima manfaat. Keterlibatan aktif dalam setiap proses pengolahan diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap alam.
Penyuluh Sosial Ahli Muda RPS Waluyotomo Jepara, Peni Permata Dewi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi melalui bimbingan keterampilan pertanian. Menurutnya, proses ini tidak sekadar mengajarkan aspek teknis pembuatan kompos, tetapi juga menjadi media terapi bagi para penerima manfaat.
"Melalui kegiatan ini, mereka dapat merefleksikan diri, merasakan ketenangan saat merawat tanaman, berinteraksi dengan sesama, serta belajar berkontribusi dalam kelompok. Ini menjadi salah satu sarana healing yang efektif untuk mendukung proses rehabilitasi mereka" ujar Peni.
Pihak mahasiswa BKI UIN Sunan Kudus berharap kolaborasi ini membawa dampak positif yang bermanfaat secara berkelanjutan. Selain menghasilkan pupuk alami untuk mendukung kemandirian pertanian di RPS Waluyotomo, agenda ini diharapkan mampu memantik semangat menjaga lingkungan serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.













