Mencari

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Kolom Abu Membubung Tinggi Hingga 3.500 Meter

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Kolom Abu Membubung Tinggi Hingga 3.500 Meter

images - 2026-08-31T140411.475
JATENGPEDIA.ID - Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menunjukkan gejolak vulkaniknya pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.17 WIB. Letusan kali ini menyemburkan kolom abu yang sangat membubung tinggi, mencapai kurang lebih 3.500 meter di atas puncak atau setara dengan 5.960 meter dari permukaan laut.

Dilansir dari CNN Indonesia, gumpalan abu tebal berwarna hitam pekat tersebut terlihat bergerak condong ke arah timur dan tenggara. Petugas mencatat bahwasanya aktivitas erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 120 mm dan berlangsung cukup lama, yakni sekitar satu jam lebih.

Meskipun terjadi erupsi yang cukup signifikan, status Gunung Sinabung hingga saat ini masih berada pada Level II (Waspada). Petugas setempat mengimbau masyarakat agar tidak panik secara berlebihan namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan diri. 

"Saat ini Gunung Sinabung berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi. Diharapkan warga jangan terlalu panik," jelas Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Armen Putra.

Untuk mengantisipasi risiko keselamatan, otoritas setempat meminta seluruh warga maupun wisatawan untuk menjauhi zona bahaya dan tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi. Area steril ditetapkan dalam radius radial 3 kilometer dari puncak gunung, serta diperluas hingga 4,5 kilometer untuk sektor selatan-timur.

Selain ancaman abu vulkanik, warga yang bermukim di dekat daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung diminta selalu waspada terhadap potensi lahar dingin. Pemerintah Kabupaten Karo juga terus berkoordinasi secara intensif dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) guna mengamati perkembangan situasi. 

"Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar. Pemkab Karo agar berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau Pos Pengamatan Gunung api Sinabung," pungkasnya.

 


 

 

iconLangganan

ke Newsletter