Mencari

Integrasikan Ilmu Teknik Sipil dan Geofisika, USM Sukses Gelar Sosialisasi Teknologi Microtremor

Integrasikan Ilmu Teknik Sipil dan Geofisika, USM Sukses Gelar Sosialisasi Teknologi Microtremor

WhatsApp Image 2026-11-03 at 20.55.27
JATENGPEDIA.ID - Universitas Semarang (USM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kompetensi akademik mahasiswa teknik dengan menghadirkan inovasi teknologi mutakhir. Lewat agenda sosialisasi dan demonstrasi alat ukur seismik microtremor yang diinisiasi pada Selasa (3/11/2026), USM menggandeng sejumlah pakar dari Universitas Diponegoro (Undip) untuk turun langsung berbagi ilmu di lingkungan kampus USM, khusus bagi mahasiswa Program Studi Teknik Sipil.

Kehadiran para akademisi Undip yakni Prof. Dr. Ir. Windu Partono, M.Sc., Dr. Ir. Yulita Arni Priastiwi, S.T., M.T., IPM, Ir. Arif Hidayat, CES, M.T., serta Dr. Undayani Cita Sari, S.T., M.T. memberikan warna baru dalam proses pembelajaran. Dalam pemaparannya, Prof. Windu membedah tuntas prinsip kerja seismometer tiga komponen yang berfungsi merekam getaran lingkungan demi memetakan struktur lapisan tanah bawah permukaan secara akurat.

Sesi pemaparan teori tersebut kemudian dilanjutkan dengan aksi nyata di lapangan berupa demonstrasi alat oleh Rafael Yosef Harya Bima Salaka dari Undip. Mahasiswa tampak antusias menyimak proses pemasangan sensor yang dihubungkan ke data logger untuk merekam getaran mikro akibat aktivitas sekitar selama minimal 10 menit guna dianalisis lebih lanjut.

Terkait efektivitas perangkat tersebut, Prof. Windu menjelaskan, “Dengan alat ini, kita bisa mendeteksi dan memprediksi lapisan tanah yang ada di bawah permukaan hingga kedalaman lebih dari 200 meter. Dari hasil pengukuran tersebut, kita bisa mendapatkan informasi mengenai struktur tanah di titik pengukuran.” 

Ia juga menegaskan bahwa inisiatif ini murni bentuk kolaborasi antarkampus untuk memperkaya wawasan geofisika yang sangat esensial bagi calon insinyur sipil. 

“Kami datang ke Universitas Semarang untuk berbagi pengetahuan dan penelitian yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, khususnya Teknik Sipil USM. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu dari bidang teknik sipil, tetapi juga tambahan pengetahuan geofisika yang sangat diperlukan dalam bidang tersebut,” ungkapnya.

Menanggapi kolaborasi strategis ini, Dr. Dhamang Budi Cahyono, S.T., M.T. menyambut baik kehadiran teknologi microtremor karena mampu menjadi alternatif pelengkap metode pengujian konvensional seperti sondir dan boring. 

“Kami berharap alat ini dapat memperkaya pengetahuan mahasiswa, khususnya Program Studi Teknik Sipil, serta menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menambah materi praktikum Mekanika Tanah. Nantinya, alat ini bisa menjadi pembanding sekaligus memperkaya pengalaman pembelajaran mahasiswa,” ujarnya. 

Kolaborasi lintas kampus ini diharapkan terus berlanjut demi melahirkan lulusan teknik yang adaptif dan siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.

 

 

iconLangganan

ke Newsletter