Kebonharjo Berdarah: Tawuran Subuh Pecah Lagi, Warga Mulai Ketakutan

JATENGPEDIA.ID – Suasana tenang menjelang subuh di wilayah Kebonharjo, Semarang Utara, kembali terkoyak. Aksi tawuran antar kelompok pemuda pecah di kawasan RT 03 RW 09 pada Sabtu dini hari (11/04/2026), meninggalkan jejak trauma sekaligus luka bagi para korbannya.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ini menambah daftar panjang keresahan warga setempat. Jika biasanya keributan hanya terjadi di momen-momen tertentu, belakangan ini aksi saling serang tersebut justru menjadi "rutinitas" mencekam yang menghantui waktu istirahat warga.
Bukan sekadar gertakan, tawuran kali ini dilaporkan memakan korban. Informasi yang beredar di lapangan menyebutkan seorang pemuda harus dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat sabetan senjata tajam. Sayangnya, detik-detik mencekam saat pembacokan terjadi tidak tertangkap kamera pengawas karena insiden berlangsung di ujung jalan yang minim pencahayaan dan pantauan CCTV.
"Kami sudah sangat resah. Sekarang tawuran hampir setiap subuh terjadi. Rasanya tidak tenang mau tidur atau mau berangkat kerja pagi-pagi," ungkap salah seorang warga
Frekuensi tawuran yang semakin sering ini dinilai sudah di luar batas kewajaran. Masyarakat Kebonharjo kini merasa terancam karena para pelaku tak segan-segan membawa senjata tajam yang bisa salah sasaran mengenai warga yang tidak bersalah.
Kekhawatiran ini memicu tuntutan keras dari warga agar pihak kepolisian meningkatkan patroli, terutama di jam-jam rawan antara pukul 02.00 hingga setelah Subuh. Masyarakat berharap ada tindakan tegas dan nyata dari aparat agar wilayah mereka tidak lagi menjadi arena "gladiator" jalanan yang hanya menyisakan keresahan dan korban luka.













