Mensesneg Prasetyo Hadi: Mengurus Ekonomi Negara Tidak Bisa Sendirian, Harus Kompak!

JATENGPEDIA.ID - Pemerintah mengibaratkan proses pengelolaan roda perekonomian nasional layaknya sebuah tim sepak bola yang sangat membutuhkan harmonisasi dan kerja sama solid antar-lini pada Senin, 29 Juni 2026. Analogi unik ini disampaikan untuk menggambarkan betapa krusialnya keselarasan visi antar-lembaga negara dalam merumuskan setiap kebijakan strategis. Langkah koordinasi yang padu tersebut diimplementasikan melalui ruang diskusi terbuka guna menyatukan perspektif pada sektor fiskal, makroekonomi, hingga tantangan nyata di sektor riil demi menjaga ketahanan pasar domestik.
Dilansir dari Metro TV, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa momentum perbincangan ini terasa sangat pas dengan situasi olahraga global saat ini.
"Memang karena ini kebetulan juga sedang berlangsung dengan Piala Dunia, ibarat tim sepak bola, mengurusi ekonomi juga bagaikan tim sepak bola yang semua harus saling berkoordinasi," ujar Prasetyo Hadi.
Ia juga memberikan contoh konkret mengenai isu krusial yang memerlukan penanganan lintas sektor.
"Salah satu contohnya adalah berkenaan dengan masalah kebutuhan gas untuk industri kita," tambahnya.
Pertemuan berskala besar di Kompleks Parlemen tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Kementerian ESDM, DPR, hingga Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Keterlibatan banyak pihak ini dinilai memberikan spektrum solusi yang lebih luas dan kaya akan data akademis maupun praktis.
"Hari ini cukup lengkap karena juga ikut dihadiri teman-teman dari DEN, yang memberikan pandangan maupun saran-saran. Terima kasih bapak ibu semuanya, kita berharap koordinasi ini dapat terus kita tingkatkan untuk memastikan seluruh perekonomian dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan," imbuhnya.
Di sisi lain, perwakilan dari parlemen menegaskan bahwa esensi utama dari diskusi maraton ini adalah untuk memitigasi segala risiko finansial yang sedang berkembang di masyarakat. Evaluasi bersama ini melibatkan pula jajaran direksi dari badan usaha milik negara seperti Pertamina dan Pertagas guna memastikan rantai pasok energi industri tetap aman.
"Pada hari ini juga sudah menyampaikan beberapa solusi tentang beberapa hal yang belakangan ini kemudian terjadi," ujar Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Hasil akhir dari kesepakatan ini diharapkan mampu menjadi landasan kuat untuk menjaga target pertumbuhan ekonomi tetap berada di jalur yang aman.













