Mencari

Operasi Saber BNN Gulung Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Sita Barang Bukti Senilai Rp 211 Miliar

Operasi Saber BNN Gulung Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Sita Barang Bukti Senilai Rp 211 Miliar

bnn 2

JATENGPEDIA.ID - Badan Narkotika Nasional (BNN) bergerak masif mengendus peredaran gelap narkotika di tanah air lewat Operasi Sapu Bersih (Saber) Bersinar 2026. Dari operasi besar-besaran yang digelar di berbagai wilayah penangkapan ini, petugas gabungan berhasil menciduk total 31 orang tersangka yang diduga kuat terlibat dalam jaringan pengedar barang haram tersebut. Nilai ekonomis dari keseluruhan pasokan narkoba yang digagalkan ini terbilang fantastis yakni mencapai Rp 211,4 miliar, sebuah angka yang sekaligus merefleksikan besarnya skala bisnis ilegal yang dijalankan para sindikat tersebut.

Dilansir dari detikcom, konferensi pers terkait keberhasilan pengungkapan ini disampaikan langsung oleh Plt Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Roy Hardi Siahaan, di Kantor BNN, Cawang, Jakarta, pada Selasa (19/5/2026). Kerja sama taktis yang melibatkan kepolisian, Bea Cukai, serta instansi terkait lainnya ini sukses menjangkau titik-titik rawan mulai dari Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Jakarta, Sumatra Barat, Aceh, Sulawesi, Jawa Timur, hingga Riau dan Kepulauan Riau. 

"Kita berhasil menyita atau bisa menyelamatkan potensi penyalahgunaan sebanyak 353.312 jiwa. Kalau bicara dana masyarakat tadi, bicara ekonomis bisa Rp 211,4 miar," ujar Roy.

Rentetan aksi penyergapan tersebut mengamankan pasokan narkoba dalam jumlah masif, yang meliputi 136,5 kilogram sabu, 147 kilogram ganja, 1.260 mililiter etomidate, 1.029 gram ketamin, dan 6.681 butir pil ekstasi. Salah satu penangkapan yang cukup mencolok terjadi di kawasan Parung Panjang, Bogor, di mana tim gabungan membongkar penyelundupan sabu jalur darat asal Langsa, Aceh, seberat 29 kilogram yang dikemas menggunakan bungkus teh Cina hijau. 

"Pada Selasa (19/5) sekitar pukul 04.30 WIB di parkiran sebuah minimarket di Parung Panjang, Bogor. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga tersangka yakni TA, Y, dan I, serta menyita 29 bungkus kemasan teh Cina warna hijau berisi sabu dengan berat total kurang lebih 29 kilogram yang disembunyikan di dalam kendaraan yang digunakan pelaku," tambahnya.

Menariknya, gerak cepat BNN ini juga dipicu oleh suara keresahan masyarakat di media sosial, salah satunya melalui lagu viral berjudul Siti Mawarni yang mengeluhkan bebasnya transaksi narkoba di Aek Kanopan Timur, Labuhanbatu, Sumatra Utara. Merespons aduan kreatif itu, petugas langsung diterjunkan untuk memetakan wilayah tersebut hingga sukses menangkap seorang pengedar berinisial RT dan memburu sang pengendali utama berinisial WW. Di sisi lain, ketajaman intelijen BNN juga terbukti saat menggagalkan penyelundupan sabu seberat 92,1 kilogram di jalur poros Samarinda-Berau, Kalimantan Timur, serta membongkar taktik jaringan internasional Golden Triangle (Segitiga Emas) asal Laos yang mencoba memanfaatkan alamat fiktif dan kurir penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta.

Sebagai pelengkap dari operasi berskala nasional ini, BNN juga memutus rantai distribusi ganja dalam jumlah besar di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, dengan menyita 145 kilogram ganja yang diangkut menggunakan sistem pengawalan mobil berlapis. Melalui hasil evaluasi menyeluruh dari Operasi Saber Bersinar ini, BNN menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang sekecil apa pun bagi para bandar narkoba yang mencoba merusak generasi muda. Seluruh tersangka berikut barang bukti kini telah diamankan di markas pusat BNN untuk menjalani proses hukum lanjutan sekaligus pengembangan guna memburu para buronan yang identitasnya sudah dikantongi petugas.

 

iconLangganan

ke Newsletter