Rupiah Dibuka Menguat ke Posisi Rp17.696 per Dolar AS

JATENGPEDIA.ID — Nilai tukar rupiah mengawali langkahnya di awal pekan ini dengan mencatatkan performa yang cukup impresif pada perdagangan Senin (25/5) pagi. Mata uang domestik tersebut berhasil mengawali hari di zona hijau dengan menguat sebesar 21 poin atau tumbuh sekitar 0,12 persen dari posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya. Melalui apresiasi ini, mata uang Garuda kini bertengger di level Rp17.696 per dolar AS, memberikan sinyal positif bagi pergerakan aset-aset domestik di tengah fluktuasi pasar keuangan global.
Peningkatan yang dialami oleh rupiah ternyata sejalan dengan tren yang terjadi di pasar keuangan regional, di mana mata uang di kawasan Asia kompak bergerak menguat secara bersamaan. Dilansir dari CNN Indonesia, penguatan dipimpin oleh baht Thailand yang melonjak 0,73 persen dan won Korea Selatan yang melesat 0,48 persen. Diikuti oleh peso Filipina yang menguat 0,40 persen, dolar Singapura naik 0,24 persen, yen Jepang terapresiasi 0,19 persen, serta yuan China yang menguat 0,18 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong juga terpantau bergerak tipis di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,01 persen pada pembukaan pasar pagi ini.
Penguatan massal mata uang Asia terhadap greenback ini disinyalir terjadi berkat adanya dorongan positif dari dinamika geopolitik internasional yang mulai mereda serta penurunan harga komoditas global.
Pengamat pasar uang, Lukman, menjelaskan bahwa meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah menjadi motor utama yang memicu kembalinya nafsu investasi para pelaku pasar ke aset-aset berisiko.
"Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS oleh harapan perdamaian di Timteng dan harga minyak mentah dunia yang turun merespon pernyataan Trump yang mengatakan bahwa perudingan dengan Iran berjalan secara 'konstruktif'," ujar Lukman.
Penurunan harga minyak mentah ini secara langsung mengurangi tekanan inflasi global yang pada akhirnya memberikan ruang bernapas bagi mata uang negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Memasuki sisa perdagangan hari ini, pergerakan nilai tukar rupiah diproyeksikan akan terus bergerak fluktuatif namun tetap cenderung stabil di area penguatan. Guna mengantisipasi dinamika pasar hingga penutupan sore nanti, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp17.600 per dolar AS - Rp17.750 per dolar AS.













