Mencari

Sambut Langkah Baru, Mensos Serukan Gotong Royong Kawal MPLS Sekolah Rakyat

Sambut Langkah Baru, Mensos Serukan Gotong Royong Kawal MPLS Sekolah Rakyat

download (10)-1
JATENGPEDIA.ID - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menginstruksikan seluruh unit kerja di bawah komandonya untuk saling bahu-membahu dalam menyukseskan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat pada hari Jumat, 3 Juli 2026. 

Agenda besar yang rencananya akan digulirkan serentak pada pertengahan bulan ini dirancang melalui persiapan matang yang terbagi ke dalam empat klaster utama. Klaster tersebut mencakup kesiapan infrastruktur fisik, manajemen migrasi serta rekrutmen peserta didik, kompetensi tenaga pendidik, hingga teknis pelaksanaan masa orientasi itu sendiri. 

"Karena ini menjadi kepentingan seluruh Kementerian Sosial bukan hanya tanggung jawab satu pihak saja, jadi semua harus tahu, semua harus terlibat, semua harus ikut mendengarkan, dan semua harus berkontribusi," Tutur Gus Ipul.

Dilansir dari Antara, arahan khusus tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang juga menyoroti pentingnya peran para kepala sentra untuk mengawal perpindahan siswa dari Sekolah Rakyat Rintisan menuju Sekolah Rakyat Permanen. Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut turut mengingatkan seluruh jajaran agar tidak menelantarkan fasilitas belajar di lokasi lama yang sudah tidak digunakan lagi. 

"Jangan sampai kursi, bangku, dan perlengkapan lainnya masih ditinggalkan di sana menjadi rusak. Semua itu harus dirawat. Jangan sampai ada yang hilang," Tambahnya.

Guna memastikan segalanya berjalan tanpa kendala, Mensos merumuskan enam poin instruksi strategis yang wajib dijalankan oleh jajarannya. Poin-poin tersebut meliputi pengaktifan kembali Sekretariat Bersama (Sekber) dan Satuan Kerja terkait, pelaksanaan simulasi perpindahan sekolah di titik percontohan, hingga percepatan distribusi logistik siswa baru tanpa adanya penyelewengan. Selain itu, Kementerian Sosial juga diinstruksikan untuk memperkuat koordinasi dengan Kementerian PU mengenai pengalihan pengelolaan utilitas gedung seperti akses air bersih dan listrik, membentuk Gugus Tugas Pengendalian mitigasi risiko di setiap titik sekolah, serta menyusun peta kebutuhan anggaran tambahan jika diperlukan.

Gus Ipul juga meminta komitmen nyata dari seluruh pegawai agar target pelaksanaan yang telah dijadwalkan tidak meleset dari linimasa. 

"Saya berharap turun tangan semua ini. Turun tangan, bukan tangan turun ya. Turun tangan." Pungkasnya.

Berdasarkan jadwal resmi yang telah disusun, kegiatan MPLS Sekolah Rakyat ini akan berlangsung sepanjang paruh kedua bulan Juli dan akan segera disambung dengan masa matrikulasi pada awal Agustus hingga akhir September mendatang melalui berbagai program pengenalan tata tertib, pemeriksaan kesehatan, serta pembentukan karakter siswa.

 


 

 

iconLangganan

ke Newsletter