Mencari

Solusi Unik Pramono Anung: Ganti Plastik Mahal dengan Daun Pisang

Solusi Unik Pramono Anung: Ganti Plastik Mahal dengan Daun Pisang

PRAM
JATENGPEDIA.ID–Kenaikan harga plastik yang terus merangkak naik memicu keresahan di tengah masyarakat. Menanggapi fenomena ini Sekretaris Kabinet Pramono Anung memberikan sebuah usulan menarik sekaligus solutif pada Senin (13/04/2026). Ia mengajak warga untuk mulai mengurangi ketergantungan pada plastik dan kembali menggunakan pembungkus tradisional yaitu daun pisang.

Dalam keterangannya Pramono mengakui bahwa meskipun kebijakan harga plastik bukan berada di bawah wewenang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, langkah inovasi tetap perlu dilakukan agar tidak menjadi beban ekonomi bagi masyarakat.

"Harga plastik ini memang naik dan terus terang kewenangan ketentuannya bukan di Pemerintah DKI Jakarta. Namun kita harus tetap melakukan inovasi karena kebutuhan plastik ini perlahan harus mulai dikurangi," ujar Pramono Anung

Menurutnya jika ketergantungan terhadap plastik terus dibiarkan tanpa adanya substitusi atau pengganti, hal ini akan memberikan tekanan finansial yang lebih besar bagi warga. Oleh karena itu, ia menyarankan agar masyarakat tidak ragu untuk kembali menggunakan metode pembungkus alami yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis.

"Harus ada substitusinya. Kalau kondisinya tetap seperti ini pasti akan menjadi beban. Maka dari itu ya kita kadang-kadang harus kembali ke cara tradisional, pakai bungkus daun pisang dan sebagainya," tambahnya.

Langkah ini dinilai bukan sekadar solusi untuk mengakali mahalnya harga plastik tetapi juga bisa menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan. Penggunaan bahan alami seperti daun pisang diharapkan mampu mengurangi volume sampah plastik sekaligus melestarikan budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari.


 

iconLangganan

ke Newsletter