Mencari

Tradisi Martisor di Bukarest, Warna-Warni Merah Putih Penyambut Musim Semi

Tradisi Martisor di Bukarest, Warna-Warni Merah Putih Penyambut Musim Semi

images - 2026-08-31T152626.492
JATENGPEDIA.ID - Setiap kali bulan Maret tiba, sudut-sudut kota Bukarest di Rumania selalu dihiasi oleh pemandangan indah yang menandai berakhirnya musim dingin yang kelam. Warga setempat merayakan datangnya musim semi melalui sebuah tradisi kuno yang dikenal dengan nama Martisor. Perayaan ini diwarnai dengan pemberian jimat kecil yang diikat dengan pita berwarna merah dan putih, yang dibagikan kepada kerabat, teman, serta rekan kerja sebagai simbol keberuntungan dan pembaruan hidup.

Jalanan kota Bukarest pun mendadak semarak dengan deretan pedagang kaki lima yang menjajakan berbagai bentuk perhiasan kecil serta kerajinan tangan khas Martisor. Warga tampak antusias berburu pernak-pernik unik ini untuk diberikan kepada wanita-wanita terdekat dalam hidup mereka. Simbol warna merah mewakili cinta, keberanian, dan semangat hidup, sedangkan warna putih melambangkan kemurnian, kesucian, serta awal baru yang dipenuhi harapan.

Tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat Rumania modern. Sejak tanggal satu Maret, para wanita di Bukarest akan menyematkan bros atau pita Martisor tersebut di pakaian mereka tepat di bagian dada dekat jantung. Menyematkan perhiasan ini dianggap bukan sekadar bergaya, melainkan wujud rasa syukur atas bergantinya musim dan doa agar menjalani bulan-bulan mendatang dengan penuh kesehatan.

Sepanjang bulan Maret, hiasan bernuansa merah-putih itu tetap dipakai hingga tanda-tanda kebangkitan alam mulai terlihat lebih jelas di sekeliling kota. Ketika bunga-bunga di taman kota Bukarest mulai bermekaran atau pohon pertama menunjukkan kuncup mewangi, warga akan melepas jimat tersebut. Pita merah-putih itu kemudian digantungkan pada ranting pohon buah yang sedang berbunga sambil menguncupkan doa dan harapan pribadi.

Kehadiran tradisi Martisor terbukti mampu menghadirkan kehangatan tersendiri bagi warga Bukarest setelah melewati masa-masa dingin yang panjang. Selain mempercantik penampilan kota dengan warna-warni khasnya, kebiasaan ini mempererat ikatan emosional antaranggota keluarga dan komunitas setempat. Gaya hidup yang menyatu dengan keindahan alam ini terus dijaga keberadaannya sebagai warisan budaya bernilai tinggi yang tak tertandingi oleh jaman.

 


 

 

iconLangganan

ke Newsletter