Atasi Krisis Air Bersih di 3 Kecamatan, Pemkot Bekasi Salurkan 11 Truk Tangki Bantuan

JATENGPEDIA.ID - Ribuan warga di Kota Bekasi, Jawa Barat, saat ini tengah menghadapi kesulitan besar dalam mendapatkan pasokan air bersih pada Selasa, 4 Agustus 2026. Dampak musim kemarau panjang yang diperparah oleh dugaan pencemaran limbah di Kali Bekasi telah membuat pasokan air baku utama bagi PDAM terganggu secara drastis. Akibatnya banyak pelanggan PDAM Tirta Patriot mengeluhkan aliran air yang terhenti total, sementara sebagian warga lainnya harus mendapati air yang mengalir ke rumah mereka berwarna keruh dan tidak layak konsumsi.
Guna mengatasi darurat kekeringan ini, Pemerintah Kota Bekasi bersama pelaksana Proyek Strategis Nasional (PSN) SPAM Regional Jatiluhur 1 langsung mengambil tindakan nyata. Sebanyak 11 armada truk tangki dikerahkan secara serentak dari area proyek Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bekasi di Jalan Hasibuan, Bekasi Timur. Penyaluran air bersih tahap awal ini diprioritaskan untuk tiga kawasan yang mengalami krisis paling parah, yaitu Kecamatan Medan Satria, Bekasi Utara, dan Bekasi Barat.
Aksi tanggap darurat ini menjadi bentuk sinergi lintas instansi guna meringankan beban warga yang terdampak, sebagaimana dilansir dari Metro TV. Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, menegaskan komitmennya dalam menangani krisis tahunan tersebut secara bersama-sama.
"Insyaallah dengan kolaborasi ini, bisa meringankan beban masyarakat terhadap krisis air bersih di tiga kecamatan tersebut," Ujar , Ali Imam.
Pemerintah Kota Bekasi memastikan bantuan berupa pasokan air bersih gratis ini akan terus didistribusikan secara bertahap sampai fasilitas pengolahan air PDAM kembali beroperasi normal. Di samping mengupayakan pemulihan layanan teknis, pemerintah setempat juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar lebih bijak dan menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau berlangsung.













