Mencari

Bahaya Gula Berlebih untuk Wajah: Memicu Kerutan Dini Lewat Glikasi

Bahaya Gula Berlebih untuk Wajah: Memicu Kerutan Dini Lewat Glikasi

download - 2026-08-11T103409.217

JATENGPEDIA.ID - Pola makan tinggi gula selama ini lebih sering dikaitkan dengan risiko kenaikan berat badan atau diabetes. Padahal, asupan makanan dan minuman manis yang berlebihan juga memegang peranan besar dalam mempercepat penuaan kulit dari dalam, sebuah proses biologis yang kini menjadi perhatian para pakar estetika.

Laporan ilmiah dalam jurnal Clinics in Dermatology menjelaskan fenomena bernama glikasi, yaitu ketika molekul gula berlebih dalam aliran darah berikatan dengan protein kolagen dan elastin. Ikatan tersebut menghasilkan senyawa berbahaya bernama Advanced Glycation End-products (AGEs) yang membuat struktur kulit menjadi kaku, rapuh, dan kehilangan kelenturan alaminya.

Akibatnya, kulit yang kehilangan elastisitas akan lebih cepat berkerut, tampak kusam, dan mudah kendur. Proses penumpukan AGEs ini juga melemahkan mekanisme pertahanan alami kulit terhadap paparan sinar ultraviolet dari lingkungan sekitar.

Mengurangi konsumsi gula tambahan serta memperbanyak asupan antioksidan dari sayur dan buah terbukti efektif menekan laju glikasi. Menjaga pola makan seimbang kini diakui sebagai langkah utama untuk mempertahankan kekencangan kulit dari dalam.

 


 

 

iconLangganan

ke Newsletter