Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi, Garuda Indonesia Jadi Maskapai Perdana

JATENGPEDIA.ID - Setelah sempat tidak melayani penerbangan komersial selama tiga tahun, Bandara Husein Sastranegara di Bandung resmi kembali beroperasi. Momen kebangkitan fasilitas penerbangan ini ditandai dengan pendaratan perdana maskapai nasional Garuda Indonesia yang membawa rombongan penumpang menuju Kota Kembang. Pengoperasian kembali titik transportasi udara ini disambut hangat oleh warga lokal serta jajaran pemangku kepentingan pada Jumat (14/8/2026).
Dilansir dari CNN Indonesia, pembukaan kembali rute penerbangan commercial di bandara ini diharapkan dapat menggairahkan kembali sektor pariwisata serta perekonomian kawasan Jawa Barat. Pihak maskapai Garuda Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus mendukung konektivitas antarwilayah melalui pengaktifan rute strategis tersebut.
"Kami sangat bangga dapat menjadi maskapai pertama yang mendarat kembali di Bandara Husein Sastranegara setelah tiga tahun vakum," ujar pimpinan Garuda Indonesia.
Kehadiran kembali aktivitas penerbangan di pusat kota Bandung ini dinilai memberikan alternatif transportasi yang jauh lebih efisien bagi masyarakat maupun wisatawan. Penumpang kini tidak harus selalu mengakses bandara yang lebih jauh untuk melakukan perjalanan udara dari dan ke Bandung.
"Pengoperasian kembali bandara ini adalah bentuk respons atas tingginya permintaan mobilitas masyarakat yang membutuhkan akses penerbangan cepat dan nyaman," ungkapnya.
Pemerintah daerah bersama pihak pengelola bandara memastikan bahwa seluruh sarana keselamatan, navigasi, serta pelayanan penumpang telah disiapkan secara optimal. Evaluasi dan pemeliharaan berkala terus dilakukan agar operasional penerbangan dapat berjalan lancar tanpa kendala.
Langkah pengaktifan kembali penerbangan komersial ini diyakini akan menjadi pendorong utama pertumbuhan lalu lintas wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan terhubungkannya kembali jalur udara langsung ke Kota Bandung, berbagai sektor pendukung seperti perhotelan, kuliner, dan UMKM lokal diharapkan dapat segera bangkit dan berkembang pesat.













