Gebrakan Awal Kapolri Jenderal Suyudi, Bareskrim dan Polda Gerebek Sarang Narkoba Serentak

JATENGPEDIA.ID - Belum genap dua pekan resmi mengemban amanat sebagai Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung menginstruksikan penggerebekan serentak di kawasan-kawasan rawan peredaran narkotika. Operasi pembersihan sarang narkoba ini diselenggarakan di berbagai daerah pada Senin, 12 Oktober 2026. Langkah tegas kepolisian ini menjadi bagian dari tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat dalam upaya mengikis habis jaringan barang haram yang meresahkan masyarakat.
Dilansir dari CNN Indonesia, penggerebekan di wilayah hukum Polda Metro Jaya berlangsung pada Jumat (9/10) dengan menerjunkan 700 personel gabungan dari Brimob, BNN, Polres, dan TNI. Petugas menyisir dua kawasan berisiko tinggi di Jakarta Barat, yakni Kampung Ambon dan Kampung Boncos. Di lokasi tersebut, polisi mendapati praktik penyewaan bilik lapak lengkap dengan alat hisap sabu, hingga akhirnya berhasil membekuk 24 orang serta mengamankan berbagai barang bukti mulai dari sabu, ganja, hingga senjata tajam.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Bismo Teguh Prakoso, menegaskan perlakuan bagi pelaku yang terbukti sebatas korban.
"Kalau pengguna kita akan rehab ya, kita akan pulihkan, karena mereka adalah korban penyalahgunaan," ujarnya.
Sementara itu, perlawanan sengit terjadi di Makassar saat penggerebekan Kampung Borta, di mana warga sempat melempar batu dan kayu. Kendati demikian, polisi berhasil merobohkan barikade pagar besi dan mengamankan 104 orang, termasuk tiga bandar utama.
Penindakan terpadu ini juga meluas hingga ke wilayah Sumatera Utara pada Minggu (11/10). Bareskrim Polri bersama Polda Sumut mengerahkan 451 personel untuk menyisir sembilan kabupaten/kota sekaligus, termasuk Medan, Asahan, hingga Nias Selatan. Dari penyisiran tersebut, petugas mengamankan 36 orang, di mana 8 di antaranya ditetapkan sebagai pengedar yang diproses hukum, sedangkan 28 pengguna diarahkan untuk menjalani panti rehabilitasi.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Kristian Parluhutan Siagian, menjelaskan bahwa rangkaian penggerebekan berskala nasional ini murni menjalankan instruksi kepemimpinan baru di tubuh Polri.
"Menindaklanjuti perintah presiden, perintah kapolri, jadi kita melaksanakan penggerebekan di sarang-sarang narkotika. Ya bahasanya dulu kita kan sebutnya kampung-kampung narkoba. Dilaksanakan di seluruh Indonesia," tuturnya.
Langkah ini menandai komitmen awal Jenderal Suyudi yang sebelumnya juga berpengalaman memimpin BNN.













