Gubernur Jateng Rotasi 27 Pejabat: "No Titip-titip, Birokrasi Harus Ringkas!"

JATENGPEDIA.ID–Gerbong mutasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali bergerak. Gubernur Ahmad Luthfi resmi melantik 27 pejabat yang terdiri dari kepala dinas, direktur rumah sakit, hingga pejabat fungsional ahli utama pada Senin (27/4/2026). Dari puluhan pejabat tersebut, 13 orang mendapatkan promosi, 13 lainnya dimutasi, dan satu pejabat memasuki masa persiapan pensiun.
Dilansir dari tribunjateng.com, pelantikan yang digelar di Gedung Grahadika Bhakti Praja ini menyasar sejumlah posisi vital termasuk pimpinan Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga jajaran direksi RSUD Dr. Moewardi Solo. Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa rotasi ini adalah hal wajar demi menjaga kebugaran dan profesionalisme birokrasi.
"Saya percaya kepada para saudara-saudara yang akan bertugas di jabatan baru akan melakukan tugas dengan sebaik-baiknya," ujar Luthfi di sela prosesi pengambilan sumpah jabatan.
Luthfi menjamin bahwa pengisian jabatan ini dilakukan secara transparan tanpa intervensi pihak luar. Ia memberikan instruksi tegas agar para pejabat baru tidak hanya terjebak pada urusan administratif, tetapi berani melakukan terobosan untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat luas.
"No titip-titip dan tidak ada jasa penitipan. Para pejabat baru pesan saya agar bisa memotong birokrasi yang jelimet agar lebih mudah," tegasnya.
Beberapa perubahan posisi kunci dalam rotasi ini meliputi Agung Haryadi yang kini menjabat Sekretaris DPRD Jateng, Zulfachmi Wahab sebagai Kepala Dinas Kesehatan, serta Yunita Diah Suminar yang dipercaya memimpin RSUD Dr. Moewardi Solo. Dengan penyegaran ini, Gubernur berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat dan minim komplain.













