Gus Irfan Resmi Hentikan Wacana 'War Ticket' Haji

JATENGPEDIA.ID–Belakangan ini istilah ‘war ticket’ untuk pendaftaran haji sempat memicu perdebatan hangat di tengah masyarakat. Menanggapi riuh rendah tersebut Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan akhirnya mengambil langkah tegas dengan menghentikan wacana tersebut. Dalam sebuah pertemuan resmi pada Selasa (14/4/2026).
Gus Irfan mengakui bahwa ide ini memang bermula dari internal kementeriannya, namun ia sadar bahwa kematangan sistem jauh lebih penting daripada sekadar inovasi yang terburu-buru. Ia menyampaikan bahwa dirinya adalah sosok yang pertama kali melontarkan gagasan tersebut.
“Kalau kita ditanya siapa yang bertanggung jawab, sayalah orang yang pertama melontarkan istilah war tiket ini,” Ujar Gus Irfan
Namun melihat respons publik dan kesiapan teknis yang ada, ia memilih untuk bersikap realistis. Menurutnya, menjaga ketenangan masyarakat dan memastikan kelancaran operasional haji tahun 2026 yang sudah semakin dekat adalah prioritas yang tidak bisa ditawar lagi. Terkait keputusan ini, Gus Irfan mengungkapkan sebuah pesan yang cukup mendalam.
"Istilah war ticket ini, kalau itu dianggap sebagai terlalu prematur, ya akan kita tutup dulu sampai hari ini, sambil kita menyelesaikan haji kita yang sudah di depan mata." tambahnya.
Dengan pernyataan ini, Gus Irfan berharap semua pihak bisa kembali fokus pada persiapan teknis haji yang lebih mendesak. Ia tidak ingin energi kementerian maupun masyarakat habis terkuras hanya untuk memperdebatkan sistem yang belum sepenuhnya siap. Baginya, kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah tetap menjadi rapor utama yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.













