Kasus ISPA di Tangsel Melonjak Selama Musim Kemarau, Dinkes Minta Warga Waspada

JATENGPEDIA.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan mencatat kenaikan signifikan pada kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat cuaca panas musim kemarau pada Minggu (9/8/2026). Lonjakan penderita ini terlihat dari grafik mingguan, di mana jumlah kasus yang sempat berada di angka 3.832 pada pekan ke-29 melonjak tajam hingga menyentuh 4.591 penderita pada pekan ke-30. Secara keseluruhan, total akumulasi penderita ISPA di wilayah Tangerang Selatan sepanjang tahun 2026 ini telah menembus angka 124.688 kasus.
Dilansir dari Metrotvnews.com, tren peningkatan ini terpantau secara ketat melalui pemetaan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR). Kepala Dinkes Tangsel, Alin Hendalin Mahdaniar, menjelaskan bahwa tingginya paparan suhu ekstrem yang berlangsung dalam durasi lama rentan memicu gangguan kesehatan serius bagi warga, mulai dari dehidrasi berat, kelelahan akibat panas, hingga heat stroke yang tergolong kondisi darurat medis.
"Kasus mingguan itu berdasarkan pantauan melalui SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons) ISPA ada kenaikan," tutur Alin.
Menghadapi potensi pemburukan kondisi fisik masyarakat, otoritas kesehatan setempat meminta warga untuk mengenali indikator penurunan kesehatan sejak dini. Alin memaparkan beberapa tanda klinis yang patut diwaspadai akibat cuaca terik.
"Sejumlah gejala yang perlu diwaspadai, antara lain keringat berlebih, kulit terasa panas dan kering, jantung berdebar atau denyut nadi lebih cepat, kulit pucat, kram pada kaki maupun perut, dan lainnya," tambahnya.
Guna meminimalisasi risiko penyebaran yang lebih luas, Dinkes Tangsel tidak hanya berfokus pada penanganan ISPA, tetapi juga memperketat pengawasan terhadap potensi munculnya penyakit lain khas musim kemarau.
"Kami terus memperkuat kewaspadaan melalui SKDR untuk memantau potensi peningkatan penyakit akibat cuaca panas dan musim kemarau, seperti diare akut, dan DBD," pungkasnya.
Masyarakat pun diimbau untuk konsisten menerapkan langkah pencegahan dan segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat apabila gejala yang dialami tak kunjung membaik.













