Kota Bogor Diguncang Gempa Dangkal M2,5, Getaran Terasa hingga Kabandungan

JATENGPEDIA.ID - Guncangan gempa bumi tektonik bermagnitudo 2,5 melanda wilayah Kota Bogor dan sekitarnya di Jawa Barat pada Jumat, 16 Oktober 2026. Peristiwa yang terjadi tepat pada pukul 10.21 WIB tersebut sempat mengejutkan sebagian warga yang sedang beraktivitas di pagi hari. Berdasarkan pendataan awal, getaran akibat fenomena alam ini murni berpusat di area daratan dengan skala yang relatif kecil.
Dilansir dari laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), titik episenter gempa terdeteksi berada di darat, sekitar 21 kilometer ke arah barat daya dari Kota Bogor. Peristiwa ini dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal karena hiposenternya hanya berada di kedalaman 9 kilometer di bawah permukaan tanah. Karakteristik gempa dangkal seperti ini umumnya membuat getaran lebih mudah dirasakan di sekitar titik pusatnya meskipun magnitudo relatif rendah.
Efek guncangan ringan dari peristiwa ini juga dirasakan oleh masyarakat di kawasan perbatasan antara Bogor dan Sukabumi. Pihak BMKG menyampaikan bahwa, "Gempa dirasakan dengan skala (intensitas) II MMI di Kabandungan," yang menandakan getaran halus tersebut umumnya hanya dirasakan oleh beberapa orang atau membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang pelan.
Sampai saat ini, pihak berwenang belum menerima adanya laporan mengenai kerusakan fasilitas publik, pemukiman warga, maupun jatuhnya korban jiwa akibat guncangan tersebut. Situasi di lapangan secara umum tetap kondusif dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kejadian berjalan normal seperti biasa.
Meski kondisi dinilai cukup aman, masyarakat setempat tetap diimbau untuk tidak panik dan senantiasa waspada terhadap kemungkinan munculnya gempa susulan. Warga juga diminta untuk selalu menyaring informasi yang beredar dan hanya mengandalkan pembaruan data dari saluran resmi BMKG agar tidak terpengaruh isu-isu yang belum dipastikan kebenarannya.













