Mencari

Marak di Sosmed, Tren Skincare Berlapis dan Risiko Kerusakan Kulit pada Gen Z

Marak di Sosmed, Tren Skincare Berlapis dan Risiko Kerusakan Kulit pada Gen Z

images - 2026-10-02T122511.297
JATENGPEDIA.ID - Keinginan untuk memiliki kulit wajah yang mulus dan bercahaya secara instan membuat tren perawatan kulit (skincare) berkembang sangat masif di kalangan anak muda dunia. Paparan tutorial dan rekomendasi produk di media sosial mendorong banyak remaja untuk mencoba berbagai jenis bahan aktif seperti AHA, BHA, retinol, dan vitamin C secara bersamaan. Sayangnya, antusiasme yang tinggi ini sering kali tidak diimbangi dengan pemahaman yang cukup mengenai kebutuhan dan batas toleransi kulit.

Kebiasaan menumpuk berbagai produk kimia eksfoliasi atau over-exfoliating menjadi salah satu masalah kulit yang paling sering dijumpai pada generasi muda saat ini. Penggunaan produk pengelupas sel kulit mati secara berlebihan dapat merusak skin barrier atau lapisan pelindung alami kulit. Ketika lapisan ini rusak, kulit akan kehilangan kelembapan alaminya dan menjadi sangat rentan terhadap iritasi serta infeksi bakteri.

Gejala awal kerusakan skin barrier sering kali tidak disadari dan justru direspon secara keliru oleh pengguna. Kulit yang tampak memerah, terasa perih, mengelupas, atau tiba-tiba berjerawat parah kerap dianggap sebagai tanda bahwa produk sedang "bekerja" atau proses pembersihan (purging). Akibatnya, mereka justru menambah dosis atau mencoba produk baru yang makin memperparah peradangan pada kulit wajah.

Dalam jangka panjang, kulit yang sering mengalami iritasi akibat bahan kimia keras dapat menjadi jauh lebih sensitif dan mudah mengalami hiperpigmentasi. Biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan kesehatan kulit yang telah rusak parah justru jauh lebih besar ketimbang melakukan perawatan rutin yang sederhana. Tren skin minimalism atau perawatan dasar sebenarnya jauh lebih disarankan oleh para ahli dermatologi.

Memahami bahwa setiap jenis kulit memiliki kebutuhan yang berbeda adalah kunci utama dalam merawat diri secara bijak. Generasi muda perlu belajar untuk tidak mudah tergiur oleh klaim serba instan dari tren media sosial. Menggunakan produk secukupnya, menjaga kebersihan dasar, dan konsisten memakai tabur surya jauh lebih efektif untuk menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

iconLangganan

ke Newsletter