Ratusan Hektare Lahan di Kaltim Terbakar, Kutai Barat Paling Parah

JATENGPEDIA.ID - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Kalimantan Timur hingga mencatatkan 413 titik api pada Jumat (21/8/2026). Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, total area terdampak yang hangus terbakar telah mencapai 936,95 hektare. Kabupaten Kutai Barat menjadi daerah dengan kerusakan terluas, yakni mencapai 269,34 hektare dari 70 insiden kebakaran.
Dilansir dari CNN Indonesia, sebaran titik api terbanyak tercatat di Kabupaten Paser dengan 85 titik, disusul Kota Samarinda sebanyak 75 titik, serta Kutai Barat dengan 70 titik. Selain daerah-daerah tersebut, wilayah Balikpapan, Berau, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Penajam Paser Utara juga melaporkan adanya insiden kebakaran dengan luasan yang bervariasi, sementara Kabupaten Mahakam Ulu menjadi satu-satunya area yang masih nihil titik api.
Kebakaran ini meluas di berbagai kabupaten dan kota, terutama pada kawasan kabupaten yang memiliki wilayah teritorial terbilang luas. Plh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltim, Sugeng Priyanto, menjelaskan peta sebaran bencana tersebut.
"Yang dominan atau tinggi sementara ini kami pantau berada di wilayah Berau, Kutim, dan Kukar,"ujarnya.
Sugeng menegaskan bahwa ancaman api telah merata hampir di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Petugas di lapangan terus memantau perkembangan situasi karena skala dampak di tiap daerah berbeda-beda.
"Berdasarkan laporan yang saya terima, intinya di semua wilayah ada kejadian karhutla, hanya luasannya dan skalanya berbeda-beda," tambahnya.
Menanggapi meluasnya dampak karhutla tersebut, penanganan bencana di wilayah Kalimantan kini didorong agar menjadi prioritas perhatian di tingkat nasional. Di samping itu, pengawasan ketat dan upaya pemadaman di titik-titik rawan terus dilakukan guna mencegah perluasan area terbakar yang dapat memperburuk kualitas udara serta merusak ekosistem hutan Kalimantan.













