Mencari

Saiful Anam Kupas Rahasia Mengubah Nasib melalui Kekuatan Niat

Saiful Anam Kupas Rahasia Mengubah Nasib melalui Kekuatan Niat

 

WhatsApp Image 2026-08-09 at 18.13.01
JATENGPEDIA.ID– Direktur InDepth Mental Wellness, Saiful Anam, mengupas cara mengubah nasib melalui kekuatan niat dalam seminar bersama Yayasan Sosial Santa Maria di Gedung Wisma KPP Keuskupan Agung Semarang, Minggu (9/8/2026).

Seminar yang diikuti sekitar 130 peserta tersebut membahas fenomena kehidupan yang dinilai kerap menghadirkan paradoks. Saiful mengatakan, dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang bekerja keras belum tentu memperoleh hasil yang sesuai dengan harapan. Sebaliknya, ada pula orang yang bekerja relatif santai tetapi justru memiliki kehidupan ekonomi yang berlimpah.

Fenomena serupa, menurut Saiful, juga dapat ditemukan dalam perjalanan pendidikan dan karier. Ia mencontohkan, ada anak yang semasa sekolah dikenal nakal, kurang berprestasi, bahkan kerap membolos, tetapi setelah menyelesaikan pendidikan justru mampu meraih kesuksesan dan menjadi seorang pemimpin atau pengusaha. Di sisi lain, orang yang dikenal pandai dan rajin tidak selalu mendapatkan perjalanan karier yang sama dan bahkan ada yang menghadapi kesulitan memperoleh pekerjaan.

Menurut pakar hipnoterapi tersebut, paradoks juga dapat ditemukan dalam hubungan percintaan dan kehidupan keluarga.

“Bahkan dalam masalah percintaan, ada seseorang yang sudah jelas ketahuan selingkuh, suka berbohong, serta kurang bertanggung jawab justru dipertahankan dan dicintai dalam keluarga. Sementara di sisi lain, ada seseorang yang bertanggung jawab, pekerja keras, dan setia justru berakhir ditinggalkan dan dicampakkan pasangannya. Pertanyaannya adalah, adilkah ini?” ungkap Saiful.

Ia menambahkan, berbagai fenomena tersebut memang tampak bertentangan dengan logika sosial. Namun, berdasarkan pengalaman dalam survei maupun layanan klinik yang dijalankannya, kondisi semacam itu bukan merupakan hal yang jarang terjadi.

Kekuatan Niat

 

Dalam seminar tersebut, Saiful kemudian menjelaskan salah satu faktor yang menurutnya berperan dalam menentukan arah pilihan dan tindakan seseorang, yakni niat. “Rahasianya ada pada niat,” ujarnya.

Saiful menjelaskan, niat akan memengaruhi pilihan seseorang. Pilihan kemudian mendorong munculnya tindakan, sedangkan tindakan pada akhirnya dapat membawa perubahan dalam kehidupan seseorang.

Karena itu, ia mengajak peserta yang ingin melakukan perubahan dalam kehidupan untuk memulainya dari cara membangun niat.

“Niat manusia, baik diucapkan maupun dipikirkan, selalu berbentuk kalimat. Apabila kalimat disusun dengan keliru, niat baik bisa berubah menjadi pilihan dan tindakan yang buruk dan berujung pada nasib yang buruk. Untuk itu, kita perlu mempelajari struktur kalimat dalam niat agar niat baik menjadi pilihan dan tindakan yang baik,” jelasnya.

Sebagai contoh, Saiful mengangkat penggunaan kalimat larangan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah tulisan “mohon jangan kencing di sini” yang menurut dia justru kerap ditemui di tempat-tempat yang masih berbau pesing.

Hal serupa, lanjutnya, dapat terjadi dalam pola komunikasi orang tua kepada anak. Kalimat seperti “jangan nakal” dinilai perlu diperhatikan karena fokus pikiran anak dapat justru tertuju pada kata “nakal”.

Melalui seminar tersebut, Saiful mengajak peserta memahami cara menyusun niat dan kalimat secara tepat agar dapat mendorong pilihan serta tindakan yang lebih sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Selain membahas kekuatan niat, seminar juga mengupas berbagai pendekatan lain yang menurut Saiful dapat membantu seseorang membangun pola pikir dan tindakan yang lebih positif dalam menjalani kehidupan.

iconLangganan

ke Newsletter