Siswi SMA Tewas Tertemper KRL di Jurangmangu, Polisi Periksa Saksi dan TKP

JATENGPEDIA.ID - Jenazah siswi SMA berinisial AP (14) yang meninggal dunia akibat tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Jurangmangu akhirnya diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir pada Selasa (11/8/2026). Korban dimakamkan di TPU Marabunta, Pondok Ranji, Tangerang Selatan, setelah sebelumnya disemayamkan dan disalatkan oleh pihak keluarga serta warga setempat usai insiden nahas yang terjadi pada Senin sore kemarin.
Prosesi pemakaman berlangsung dengan suasana duka yang mendalam dari keluarga maupun kerabat sekolah almarhumah. Dilansir dari CNN Indonesia, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengonfirmasi langsung lokasi pemakaman sekaligus menyampaikan rasa duka citanya atas musibah tersebut.
"Disalatkan di Masjid At Taqwa Kompleks Pertamina Pondok Ranji Ciputat Timur dan dimakamkan di TPU Marabunta Pondok Ranji," ujar Bambang.
Hingga saat ini pihak kepolisian terus mendalami kronologi pasti jatuhnya korban dari area peron sesaat sebelum rangkaian KRL dari arah Tanah Abang melintas masuk ke stasiun. Olah tempat kejadian perkara, pengamanan barang bukti, hingga pemeriksaan saksi mata di lokasi kejadian masih terus berjalan. Terkait proses hukum yang sedang bergulir, Bambang menegaskan, "Polsek Ciputat Timur masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan rangkaian peristiwa dan penyebab meninggalnya korban."
Penyelidikan kepolisian juga mencakup pemeriksaan terhadap rekan sekolah yang sempat berjalan bersama korban usai jam pulang sekolah menuju stasiun. Keduanya diketahui sempat berpisah di area peron untuk menunggu jalur kereta masing-masing sebelum korban dilaporkan terjatuh ke rel.
"Saksi bersama korban diketahui pulang sekolah dan menuju Stasiun Jurangmangu. Saat berada di stasiun, keduanya kemudian berpisah untuk menunggu kereta di lokasi yang berbeda," jelasnya.













