Mencari

Skema Proteksi Danantara: Amankan Aset Inti BUMN dari Risiko Investasi

Skema Proteksi Danantara: Amankan Aset Inti BUMN dari Risiko Investasi

1781014462-4116x2739
JATENGPEDIA.ID - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara memastikan bahwa struktur lembaga mereka telah dilengkapi dengan sistem mitigasi risiko yang kokoh guna melindungi aset negara. Tepat pada hari Senin, 15 Juni 2026, pihak manajemen menegaskan bahwa proteksi ini diwujudkan melalui pembagian peran yang tegas antara sektor pengelolaan aset dan sektor investasi.

Langkah strategis tersebut sengaja diterapkan agar segala bentuk dinamika di pasar investasi tidak sampai mengganggu stabilitas operasional perusahaan-perusahaan pelat merah yang menjadi fondasi lembaga.

 "Dari awal kita sudah mendesain, kita pecah. Di Danantara itu ada dua, Danantara Asset Management sebagai konsolidator BUMN, dan Danantara Investment Management sebagai investment arms-nya," ungkap Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.

Dilansir dari Medcom.id, pembatasan ruang lingkup risiko ini menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan finansial Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bernaung di bawah Danantara. 

Melalui pembatasan yang ketat ini, keberhasilan jangka panjang Danantara akan sangat dipengaruhi oleh seberapa optimal kinerja portofolio perusahaan negara yang dikelolanya. Model pemisahan ini juga berfungsi sebagai benteng pertahanan aset nasional sekaligus memastikan bahwa ekspansi investasi tetap dapat berjalan secara terencana dan terukur.

Untuk memperkuat kepercayaan publik, manajemen juga mengklarifikasi isu mengenai modal yang digunakan dalam aktivitas investasi. Dony menjamin bahwa dana yang diputar sama sekali tidak menyentuh atau menggerogoti modal pokok dari BUMN itu sendiri. 

Alokasi dana segar untuk investasi sepenuhnya mengandalkan perolehan dividen dari jajaran BUMN yang memiliki performa keuangan sehat dan produktif sehingga aset inti negara tetap aman. 

"Yang diinvestasikan adalah dividen. Dividen yang dihasilkan oleh Danantara Asset Management itu selanjutnya diinvestasikan untuk hal yang produktif seperti mempercepat pertumbuhan ekonomi kita." Tambahnya. 

Di tengah ketatnya pengawasan masyarakat terhadap pengelolaan kekayaan negara, transparansi pembagian fungsi ini dirasa sangat krusial untuk terus disosialisasikan. Pemerintah berharap masyarakat dapat memahami sepenuhnya arah kebijakan finansial, tata kelola instansi, serta visi besar jangka panjang yang ingin dicapai. Oleh karena itu, penerapan prinsip keterbukaan dan kepatuhan yang disiplin wajib menjadi harga mati dalam menahkodai seluruh perusahaan negara sehingga lembaga ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional yang tetap mengedepankan asas kehati-hatian.

iconLangganan

ke Newsletter