Mencari

Stok MinyaKita Langka di Pasar Karangayu Semarang, Harga Tepung Ikut Melonjak

Stok MinyaKita Langka di Pasar Karangayu Semarang, Harga Tepung Ikut Melonjak

download (20)
JATENGPEDIA.ID - Sejumlah pedagang di Pasar Karangayu, Kota Semarang, mulai mengeluhkan minimnya pasokan minyak goreng program pemerintah, MinyaKita, pada Jumat, 26 Juni 2026. Kondisi pasar saat ini juga diwarnai dengan pergerakan harga pangan yang tidak menentu. Ketika persediaan minyak goreng murah tersebut kian menipis, harga komoditas tepung-tepungan justru dilaporkan merangkak naik cukup tajam, meski di sisi lain harga telur ayam justru menunjukkan tren penurunan.

Dilansir dari tayangan Metro TV, kelangkaan MinyaKita membuat para pedagang kesulitan untuk mendapatkan stok dalam volume yang besar. Anita, salah seorang pemilik kios sembako di Pasar Karangayu, membeberkan bahwa jatah berkala yang diberikan oleh distributor resmi sangatlah sedikit, sehingga langsung ludes dalam waktu singkat begitu dipajang di rak dagangan. 

"Kalau subsidi itu paling cuma dapatnya dua karton, itu juga langsung habis. Jadi kita cari di luar subsidi," keluh Anita.

Selain pusing memikirkan kelangkaan minyak komersial tersebut, para pedagang dan pembeli juga harus menghadapi lonjakan harga pada kelompok tepung-tepungan, seperti tepung pati, tepung beras, hingga tepung ketan. Menurut penuturan Anita, lonjakan paling signifikan terjadi pada komoditas tepung ketan kemasan. Produk yang semula bisa ditebus konsumen dengan harga Rp11.000, kini harganya sudah melambung tinggi hingga menyentuh angka Rp15.000 per bungkus.

Kendati demikian, fluktuasi harga ini tidak merembet ke seluruh bahan pangan pokok lainnya. Beberapa kebutuhan dapur terpantau masih berada dalam grafik yang aman dan cenderung stabil, seperti komoditas beras, aneka macam bumbu dapur, hingga stok kerupuk. Menariknya, harga minyak goreng jenis curah serta telur ayam ras justru mengalami penurunan harga yang terbilang cukup drastis di tingkat pedagang eceran.

"Ada telur, telur turunnya banyak banget sama minyak, minyak curah yang turun. Telur sekarang Rp25 ribu," pungkas Anita .

Melalui kondisi yang serbaflektuatif ini, para pedagang di Pasar Karangayu sangat berharap agar pemerintah bisa segera menstabilkan harga seluruh bahan pokok sekaligus memperlancar jalur distribusi pangan demi mendongkrak kembali daya beli masyarakat yang sempat lesu.

 

iconLangganan

ke Newsletter