Mencari

BPS Jamin Kerahasiaan Data Warga dalam Sensus Ekonomi 2026

BPS Jamin Kerahasiaan Data Warga dalam Sensus Ekonomi 2026

images (8)-1
JATENGPEDIA.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan jaminan penuh bahwa seluruh informasi yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 tidak akan bocor dan murni dipakai untuk keperluan pengolahan statistik pada Kamis, 2 Juli 2026. 

Inspektur Utama BPS, Dadang Hardiwan, menuturkan bahwa publik sama sekali tidak perlu merasa cemas atau ragu ketika membagikan informasi mereka kepada petugas di lapangan. BPS berkomitmen kuat memegang teguh asas kerahasiaan, di mana hasil akhir yang dipublikasikan ke masyarakat luas nantinya hanya berupa data kumpulan (agregat) tanpa membuka identitas ataupun profil pribadi dari setiap responden.

Dilansir dari Antara, pelaksanaan pengumpulan data sensus tahun ini dirancang lewat beragam mekanisme yang saling melengkapi. Setelah merampungkan fase pengisian data mandiri secara online yang terjadwal sejak Mei hingga Juni 2026, pihak BPS kini tengah menggulirkan fase kunjungan langsung dari rumah ke rumah demi merangkul warga yang belum sempat berpartisipasi pada tahap awal. 

"Pendataan dilakukan melalui beberapa metode. Setelah tahap pendataan mandiri secara daring berlangsung pada Mei-Juni 2026, BPS melanjutkan pendataan langsung (door-to-door) pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 untuk menjangkau masyarakat yang belum mengisi data." Ujar Dadang.

Objek dalam sensus kali ini sengaja dirancang secara luas yakni tidak sekadar menyasar para pemilik korporasi besar, melainkan juga menyentuh unit keluarga. Langkah tersebut dinilai krusial lantaran aktivitas ekonomi berskala mikro atau usaha rumahan kerap kali berputar di lingkungan domestik, sehingga pencatatan terhadap sektor ini akan menghasilkan potret perekonomian nasional yang jauh lebih valid dan menyeluruh. 

Guna menghindari modus penipuan, Dadang mengonfirmasi bahwa tiap personel lapangan yang bergerak ke perumahan warga selalu dibekali dengan atribut pengenal yang jelas. 

"Seluruh petugas dibekali surat tugas resmi dan mengenakan rompi Sensus Ekonomi 2026 sebagai identitas saat menjalankan pendataan." Tambahnya.

Di samping mengimbau warga agar senantiasa mengecek keaslian identitas petugas sebelum melayani wawancara, BPS juga sangat mengharapkan peran aktif dan keterbukaan dari seluruh lapisan masyarakat agar target data yang dihimpun memiliki akurasi yang tinggi. Komitmen kenyamanan pengisian data ini dirangkum lewat sebuah jargon singkat yang mudah diingat oleh publik selama periode sensus berjalan. 

"Kami berharap masyarakat mengingat pesan ‘TIR’, yakni Terima petugas Sensus Ekonomi, Isi data dengan sebenarnya, dan Rahasia data Anda dijaga oleh BPS sebagai komitmen menjaga kepercayaan publik selama proses pendataan," pungkasnya.

iconLangganan

ke Newsletter