Mencari

Sistem Coretax Berangsur Pulih, DJP Siap Laporkan Hasil Perbaikan Pekan Depan

Sistem Coretax Berangsur Pulih, DJP Siap Laporkan Hasil Perbaikan Pekan Depan

images (11)-1
JATENGPEDIA.ID - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) Bimo Wijayanto mengonfirmasi bahwa kendala teknis yang sempat mengganggu jalannya sistem Coretax kini sudah mulai teratasi berkat rangkaian perbaikan intensif selama beberapa hari terakhir pada Kamis, 2 Juli 2026. 

Fokus perbaikan tersebut diarahkan untuk membenahi fitur case management yang sebelumnya sempat mengalami penurunan performa dan hambatan operasional yang cukup mengganggu. Proses penanganan internal yang dikebut sepanjang akhir pekan lalu terbukti membuahkan hasil positif sehingga kinerja sistem kini kembali normal. 

"Coretax terus kami perbarui dan perbaiki. Jadi case management yang memang agak melambat dan ada problem itu secara internal kami selesaikan dari Jumat, Sabtu, Minggu lalu. Hari ini sudah mulai oke lagi," ungkap Bimo.

Dilansir dari Antara, performa sistem yang telah diperbarui ini rencananya akan ditinjau langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada pekan depan sebelum dipresentasikan secara transparan kepada publik. Guna mencegah kendala serupa terulang, DJP juga mengambil langkah berani dengan merombak efisiensi algoritma sistem yang awalnya dirancang oleh pihak ketiga. Otoritas pajak kini memilih untuk mengalihkan pengembangan kode sumber (source code) secara mandiri oleh tim internal agar proses modifikasi ke depan bisa berjalan jauh lebih fleksibel. 

“Jadi kami persiapkan betul, dan nanti minggu depan Pak Menteri pasti akan menyampaikan kepada media terkait dengan perbaikan Coretax.” Tambahnya.

Selain optimalisasi di sektor dapur pacu, DJP juga melakukan penyegaran pada sisi tampilan antarmuka (user interface) agar terkesan lebih minimalis dan ramah pengguna bagi masyarakat luas. Bimo memaklumi jika perubahan visual ini nantinya membutuhkan sedikit waktu adaptasi bagi para wajib pajak yang telanjur familier dengan desain sistem versi terdahulu. 

User interface-nya juga sudah kami ubah secara lebih simple. Tentu pasti ada penyesuaian dari yang kemarin biasa menggunakan user interface yang lama, ini dengan user interface baru yang jauh lebih simple dan lebih mudah dipahami.” Imbuhnya. 

Langkah strategis jangka panjang juga telah disiapkan dengan menyerahkan pengelolaan serta pengembangan Coretax ke depan kepada tim khusus Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PESIAP). Tim ahli ini nantinya akan diintegrasikan secara permanen ke dalam dua struktur krusial, yaitu Direktorat Transformasi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Direktorat Transformasi Proses Bisnis. Melalui peleburan kompetensi ini, DJP berharap pengawasan teknologi dan simplifikasi birokrasi perpajakan dapat berjalan lebih beriringan demi mengoptimalkan pelayanan publik.

 

iconLangganan

ke Newsletter