Tinjau Lokasi Karhutla, Presiden Prabowo Sebut Pemadaman Titik Api Mulai Efektif

JATENGPEDIA.ID - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa optimisnya bahwa permasalahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia dapat ditanggulangi dalam waktu singkat pada 26 Agustus 2026. Orang nomor satu di Indonesia tersebut menargetkan seluruh sebaran titik api yang melanda berbagai kawasan dapat terkendali penuh paling lambat dalam dua pekan mendatang.
Dilansir dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara peluncuran dan peletakan batu pertama proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.
"Saya kira saya berharap dalam satu-dua minggu ini bisa selesai semua," ujar Prabowo.
Presiden Prabowo menilai bahwa kerja sama antarlembaga serta pengerahan tim penanggulangan di lapangan sudah berjalan optimal dan efektif. Ia menyebutkan hal itu setelah memantau secara langsung perkembangan kondisi di wilayah-wilayah yang terdampak karhutla.
"Semua bekerja secara efektif. Saya kira saat ini sudah mulai teratasi dan termitigasi di beberapa tempat," ungkapnya.
Guna memadamkan titik api yang membakar kawasan hutan dan lahan gambut, pemerintah telah menerjunkan personel gabungan dalam jumlah besar beserta dukungan alutsista dan peralatan pemadam. Upaya mitigasi yang dilakukan secara simultan ini diharapkan sanggup menurunkan polusi asap serta mengembalikan kualitas udara di daerah terdampak secara cepat.
Melalui pengerahan segenap sumber daya secara maksimal, pemerintah yakin penanganan karhutla pada tahun ini dapat ditekan seoptimal mungkin. Langkah cepat ini diambil agar dampak kerugian tidak meluas ke sektor kesehatan warga maupun roda perekonomian masyarakat setempat.













